Senin, 03 November 2014

Perkataan ulama ( fakhrudin)

Al-Imam Al-Qodli asy-Syaikh Tajuddin as-Subqi ( w 771 H ) mengutip perkataan al-Imam asy-Syaikh Abu Manshur Fakhruddin Abdurrahman ibn Muhammad yg dikenal dgn Fakhruddin Ibn Asyaakir ( w 620 H ) dlm tulisan " Risalah Aqidah Ahlussunnah " beliau mengatakan :

" اللّه موجود قبل الخلق ليس له قبل ولا بعد، ولا فوق ولا تحت، ولا يمين ولا شمال، ولا أمام ولا خلف، ولا كلّ ولا بعض، ولا يقال متى كان، ولا  أين كان، ولا كيف كان، كان ولا مكان، كوّن الأكوان، ودبّر الزّمان، لا يتقيّد بالزّمان ولا يتخصّص بالمكان "( طبقات الشافعيّة الكبرى ).

" Dia (Allah), Maha ada tanpa permulaan sebelum segala sesuatu ada, tdk ada bagiNya sebelum atau sesudah, tdk ada bagiNya arah atas atau arah bawah, sisi  kanan atau sisi kiri, arah depan atau arah belakang, tdk ada bagiNya keseluruhan ataupun sebagian, tidak dikatakan bagi dzat (Allah) kapan Allah ada? Tdk dikatakan bagi dzat (Allah)dimana adaNya Allah ? Tdk dikatakan bagi dzat (Allah) bagaimana Dia ? Allah ada sebelum menciptakan tempat tanpa tempat dan setelah menciptakan tempat dia ttp ada tanpa butuh kpd tempat, Dia tdk butuh kepada ciptaanNya, Dia yg menciptakan semua makhluq, Dia yg mengatur perputaran zaman, maka dia tidak terikat oleh zaman maupun waktu, dan tidak diliputi oleh tempat ". ( Thobaqot asy-syafi'iyyah al-qubro )

" ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TANPA ARAH "

Al wahdaniat

Sifat wajib bagi Allah yg keenam adalah : Al-Wahdaniyyatu ( الوحدانية ).

اي أَنَّهُ وَاحِدٌ لَا مِن طَرِيقِ العَدَدِ وَ لكِن مِن طَرِيقِ
أَنَّهُ لَا شَرِيكَ لَهُ فِي الأُلُوهِيَّةِ.

" Allah ta'ala maha Esa atau hanya satu2nya yg wajib disembah, makna " Satu " disini bkn dari segi bilangan, maksudnya ada satu, dua, tiga dst , akan tetapi makna " Satu " disini bahwa tidak ada sekutu bagi Allah didalam ketuhanan ".
Allah ta'ala berfirman :

لَو كَانَ فِيهِمَآ آلِهَةٌ إِلَّا اللّهُ لَفَسَدَتَا ( الأنبياء : ٢٢ )

" Seandainya didunia ini ( dilangit dan dibumi ), ada tuhan-tuhan yg lain selain Allah subhanahu wa ta'ala, maka akan hancur dunia ini ".

Allah yg kita sembah tidaklah serupa dgn makhluq ciptaanNya.
Allah bukan benda yg dapat disentuh dengan tangan seperti : Batu, kayu atau pepohonan dll.
Allah juga bukan benda yg tidak dapat disentuh dengan tangan seperti : cahaya, ruh, udara dll.
Allah jg bukan makhluq Raksasa yg berada diatas langit ataupun bertempat dan bersemayam diatas a'rsy sebagaimana keyakinan org2 wahhabi.
Allah juga bkn benda yg dapat dibagi2 ataupun bukan pula bagian terkecil dari suatu benda yg sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi ( Jauhar fard ).
الجَوهَرُ الفَردُ يعني الذي لَا يَقبَلُ الإِنقِسَامَ و التَّجَزُّءَ.

Allah yg kita sembah maha Esa dan Maha suci dari keserupaan dgn makhluqNya.

" ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TANPA ARAH ".

Minggu, 02 November 2014

Makna sifat al baqo

Sifat wajib bagi Allah yg ketiga adalah : Al-Baqo ( البقاء ) = Kekal.
Al-Baqo maknanya : Bahwa Allah subhaanahu wa ta'ala maha kekal, tidak memiliki batas akhir.
Dan ADAnya Allah berbeda dgn adanya makhluq yg memiliki batas akhir, yaitu " binasa " ( wafat ).
Karena Dzat Allah yg telah ditetapkan bagiNya memiliki sifat terdahulu ( القدم ), maka jg wajib bagiNya memiliki sifat kekal ( البقاء ).
Adapun dalil yg menunjukkan akan wajibnya sifat " maha kekal " bagi Allah, adalah :
Firman Allah ta'ala :

وَ يَبقَى وَجهُ رَبِّكَ ذُو الجَلاَلِ وَ الإِكرَامِ ( الرحمن : ٢٧ )
Adapun makna kalimat " al - wajhu " disini adalah " DzatNya ".
Kalimat الوجه ( Al-Wajhu ), tidak boleh diartikan dgn " MukaNya " Allah, krn hal tersebut adalah penafsiran yg bathil, yg menserupakan Allah dgn MakhluqNya, dan dpt menyebabkan kekufuran, akan tetapi yg dimaksud dlm ayat ini adalah : " Maha kekal Dzat Allah Subhaanahu Wa Ta'ala ".
Al-Imam Abu ja'far Ath-Thohawi didalam kitabnya " Al-Aqidah Ath-Thohawiyyah " beliau menjelaskan:
فَمَن وَصَفَ اللّهَ بِمَعنًى مِن مَعَانِي البَشَرِ فَقَد كَفَرَ

" Barang siapa yg mensifati Allah dgn sifat2 makhluqNya ( bertempat, memiliki muka,tangan,kaki dsb sbgmn layaknya makhluq ), maka Ia telah kufur.
Dalam ayat lain Allah berfirman :

كُلُّ شَيئٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجهَهُ

Imam Bukhori mentakwil ayat tersebut :

إِلَّا وَجهَهُ أي إِلَّا مُلكَهُ

Yg dimaksud dgn kalimat وجهه " wajh " disini adalah : KekuasaanNya.

Dan sifat Baqo atau kekal yg wajib bagi Allah ta'ala disini adalah " Baqo' Dzaatiy " artinya : Tidak ada sesuatupun yg wajib memiliki sifat " Maha Kekal " selain Dzat Allah Subhaanahu Wa Ta'ala.
Adapun sifat kekal bagi sebagian makhluqNya seperti : Surga dan Neraka itu bukanlah " Baqo' Dzaatiy ", karena Surga dan Neraka adalah makhluq yg diciptakan oleh Allah, dan makhluq itu mustahil kekal dzatnya.
Sedangkan kekalnya Surga dan Neraka diakherat nanti, itu karena dikekalkan oleh Allah Subhaanahu Wa Ta'ala.

" ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TANPA ARAH ".

Makna qiyamuhu binafsihi

Sifat wajib bagi Allah ta'ala yg kelima adalah : qiyaamuhu binafsihi ( قيامه بنفسه ).
معنى قيامه بنفسه هو إِستِغنَاؤُهُ عَن كُلِّ مَا سِوَاهُ
Makna Qiyaamuhu Binafsihi : " Allah ta'ala Maha kaya (tidak membutuhkan) kepada selainNya atau makhluqNya ".
Penjelasannya : Bahwa Allah ta'ala maha kaya dan tidak butuh kepada makhluqNya, karena sifat " membutuhkan kpd selainnya " itu adalah sifat-sifat makhluq, dan Allah maha suci dari menyerupai makhluqNya.
Allah tidak butuh kpd Ketaatan seorang hamba kpdNya dan juga tidak mnjd hina dgn kemaksiatan seorg hamba kepadaNya.
Krn segala sesuatu butuh kpd Allah dan Allah tidak butuh kpd sesuatupun dari makhluqNya.
Andai seseorang rajin beribadah kepada Allah, karena memang Allah telah mewajibkan hal tersebut kepada makhluqNya dari golongan jin dan manusia.
Allah ta'ala berfirman :
وَمَا خَلَقتُ الجِنَّ وَ الإِنسَ إِلَّا لِيَعبُدُونَ ( الذاريات ٥٦ )

" Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali Aku perintahkan mereka untuk beribadah kepadaKu " ( Adz-Dzaariyaat : 56 ).
Jangan pernah kita meyakini bahwa Allah ta'ala butuh kpd Ibadah yg kita lakukan, tidakkkk!!!
Tidak akan berkurang sedikitpun kemulyaan Allah walaupun hambaNya tidak mau beribadah kepadaNya, karena bnyk orang yg berputus asa setelah dia banyak melakukan ketaatan kpd Allah akan tetapi hajat dan kebutuhannya ataupun do'anya tidak juga terpenuhi atau dikabulkan kemudian dia putus asa dan mengatakan " Allah tidak adil " sdh cape saya beribadah ( sholat malam, sholat dluha, sedekah ) dll, tp sampai sekarang blm juga hajat saya dikabulkan.
Perkataan " Allah tidak adil " berarti menisbatkan " sifat kekurangan " bagi Allah dan itu hukumnya kufur dapat mengeluarkan seseorang dari agama islam.
Allah ta'ala berfirman :
فَإِنَّ اللّهَ غَنِيٌّ عَنِ العَالَمِينَ ( أل عمران : ٩٧ )

" Sesungguhnya Allah ta'ala maha kaya dari seluruh makhluqNya ".

Ingat...!!!
Allah tidak butuh kpd hambanya dalam hal apapun, akan tetapi kita sebagai makhluq yg amat sangat butuh kepada Allah..

Tanzih

Sifat wajib bagi Allah yg keempat adalah : Mukholafatu li al-hawaadits ( مخالفة للحوادث ) artinya : Berbeda dgn makhluqNya.
Adapun dalilnya didalam al-qur'an trdpt dlm surat asy-syuuro : 11
Allah berfirman :
لَيسَ كَمِثلِهِ شَيئٌ وَ هُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُ ( الشورى : ۱۱ )
Allah subhaanahu wa ta'ala yg kita sembah tidak menyerupai sesuatupun dari makhluqNya dan tidak ada sesuatupun dari makhluqNya yg serupa dgnNya.
Ayat ini adalah dalil untuk mensucikan Allah secara totalitas ( تنزيه الكلي ).
Allah tidak memiliki bentuk dan ukuran jg tdk memiliki anggota tubuh sebagaimana layaknya makhluq yaitu punya wajah, mata,mulut, telinga, tangan, kaki dsb, jg tidak diliputi oleh enam arah ( atas, bawah, depan, belakang, sisi kanan dan sisi kiri ),Allah tdk bertempat diatas arsy ataupun dilangit, Allah jg tidak berada dimana - mana ataupun berpindah2 tempat, bgtu jg Allah tidak menempati sesuatu, seperti berada didlm hati kita ataupun menyatu dgn raga kita sebagaimana keyakinan ( Hulul dan Wahdatul Wujud ) Allah jg tidak turun kebumi kemudian naik lagi ke atas langit, karena hal2 yg semacam itu adalah sifat2 yg terdapat pada makhluq dan Allah mustahil serupa dgn makhluqNya.
Al-Imam Ahmad bin Hanbal dan Al-Imam Dzun Nuun Al-Mishry mengatakan :
مَهمَا تَصَوَّرتَ بِبَالِكَ فَاللّهُ بِخِلَافِ ذَالِكَ
" Apapun yg tergambar dlm hatimu atau fikiranmu tentang Allah, maka Allah tdklah seperti yg engkau bayangkan ".
Imam Abu Ja'far Ath-Thohawi didlm kitab Al-Aqidah Ath-Thohawiyyah beliau menjelaskan
تَعَالَى ( الله ) عَنِ الحُدُودِ وَ الغَايَاتِ وَ الأَعضَاءِ وَ الأَركَانِ وَ الأَدَوَاتِ لَا تَحوِيهِ الجِهَاتُ السِّتُّ كَسَائِرِ المُبتَدَعَاتِ
" Allah ta'ala maha suci dari memiliki batasan2, batas akhir, anggota tubuh dsb dan jg tidak diliputi oleh enam arah ( atas, bawah, depan, belakang, sisi kanan dan sisi kiri ) sebagaimana layaknya makhluq ".
" ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TANPA ARAH "

Niat posting

Ada yg tanya sama saya :
" Pa Ust, klo saya sebar lagi BC nya boleh ga? trus klo ada org yg diem2 nyebarin jg BC dari pa ust gmn..? "
saya jawab : " Silahkan aja, halal 100 %, walaupun kadang tipe orang macam2 ada yg memang menyebarkan BC cuma krn ingin dipuji dan ada juga yg memang semata2 ingin org lain itu bisa faham dan mengerti tntg mslh agama, dan semua tergantung niatnya ".
" Mudah2an Allah berikan keberkahan buat mrk yg selalu menyampaikan BC tentang masalah agama, berkah dunia dan akherat, aamiin yaa Robbal A'lamiin ".
Rosululloh bersabda :
مَن يُرِدِ اللَّه بِهِ خَيرًا يُفَقِّههُ فِي الدِّينِ

" Barang siapa yg Allah kehendaki dirinya mnjd baik, maka Allah akan memberikan pemahaman yg mendalam dalam mslh agamanya ".

Mudah2an kita termasuk orang2 yg telah Allah kehendaki untuk mnjd baik.
آمين يا مجيب السائلين

Maksud ayat yg benar

Makna Ayat
ونحن أقرب إليه من حبل الوريد

Allaah ta’alaa Maha Esa. Namun untuk mengagungkan DzatNya, Allah  berfirman dgn menggunakan "Nahnu" (Kami).

“Wa Nahnu Aqrabu Ilaihi”, yang dimaksud “ilaihi”, yakni pada hambanya.

“Min Habl al-Wariid”, al-Wariid adalah dua urat pada manusia di kedua sisi lehernya, bersambung dari kepala ke urat hati (jantung).

Ayat ini bermakna bhw Allah Maha Mengetahui  keadaan hambaNya daripada pengetahuan hamba itu sendiri terhadap keadaan dirinya .

Dan bkn mksd dari ayat ini,bahwa  Allah ta'ala lbh dkt dari pada urat leher kita, sbgmn bnyk org yg memahami sprti yg demikian dan berarti bhw Allah dpt berpindah2 tempat dari satu tempat ketempat yg lain, Na'udzubillaah..!!!
Krn Allah ta'ala maha suci dari menyerupai makhluqNya seperti ada disuatu tempat,menempel,menyatu  dan dpt berpindah2 dari satu tempat ketempat lainnya.
Dan hal ini mustahil bg Dzat Allah ta'ala..
ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TANPA ARAH

Sabtu, 01 November 2014

Foto foto ulama


عن الشيخ الشريف نبيل الشريف حفظه الله ونفعنا به

فضل صوم عاشوراء أي العاشر من المحرم ثبت في صحيح الإمام مسلم وغيره :
[[ عن ابن عباس رضي الله عنهما ؛ أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قدم المدينة. فوجد اليهود صياما يوم عاشوراء. فقال لهم رسول الله صلى الله عليه وسلم : "ما هذا اليوم الذي تصومونه ؟ " فقالوا: هذا يوم عظيم. أنجى الله فيه موسى وقومه. وغرق فرعون وقومه. فصامه موسى شكرا. فنحن نصومه. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "فنحن أحق وأولى بموسى منكم" فصامه رسول الله صلى الله عليه وسلم. وأمر بصيامه.
هذه السنة العاشر من المحرم اﻻثنان الثالث من تشرين الثاني.